Ckckckcckckc.. hehehehe
Kamis, 29 Januari 2015
Perwakilan Diplomatik
Perwakilan Diplomatik adalah
perwakilan resmi suatu negara di negara lain yang tugasn ya untuk menangani
masalah politik dan non politik dalam membina hubungan antar negara. Dalam
mengirim perwakilannya, negara pengirim mempertimbangkan tiga hal yaitu:
1. Penting tidaknya negara pengirim
dan penerima.
2. Erat tidaknya hubungan antara negara pengirim dan penerima.
3. Besar kecilnya hubungan antara negara pengirim dan penerima.
Unsur-unsur Hubungan Diplomatik:
2. Erat tidaknya hubungan antara negara pengirim dan penerima.
3. Besar kecilnya hubungan antara negara pengirim dan penerima.
Unsur-unsur Hubungan Diplomatik:
- 1. Adanya hubungan internasional
- 2. Adanya pertukaran misi diplomatik
- 3. Adanya status pejabat diplomatik
- 4. Adanya kekebalan hukum dan hak ekstrateritorial.
(dok video: Historical Relations of the United States America (USA) and Indonesia,
Dimas Erda WM: www.youtube.com)
Syarat Membuka Hubungan Diplomatik:
- 1. Adanya kesepakatan antara kedua belah pihak (mutual concept) yang akan mengadakan pembukaan hubungan atau pertukaran diplomatik baik perwakilan diplomatik maupun konsuler. Kesepakatan ini dituangkan dalam bentuk persetujuan bersama (joint agreement).
- 2. Prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku, yaitu setiap negara dapat melakukan hubungan atau pertukaran diplomatik berdasarkan asas resiprositas.
Proses Pembukaan Perwakilan Diplomatik
- Kedua belah pihak saling tukar informasi tentang dibukanya perwakilan oleh Kementerian Luar Negeri masing-masing negara.
- Mendapat persetujuan dari negara yang menerima.
- Diplomat yang akan ditempatkan, menerima surat kepercayaan yang ditandatangani kepala negara pengirim.
- Surat kepercayaan diserahkan kepada kepala-negara penerima dalam suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato.
Tujuan diadakan perwakilan diplomatik
- 1. Memelihara kepentingan negaranya di negara penerima, sehingga jika terjadi sesuatu utusan perwakilan tersebut dapat mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikannya.
- 2. Melindungi warga negara sendiri yang bertempat tinggal di negara penerima.
- 3. Menerima pengaduan-pengaduan untuk diteruskan kepada negara penerima.
Tugas Pokok Perwakilan Diplomatik
Tugas umum seorang perwakilan diplomatik:
1. Representasi, yaitu mewakili negara
pengirim di dlm negara penerima
2. Proteksi, yaitu melindungi kepentingan
negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas
yang diijinkan oleh hukum internasional
4. Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi
dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan
kepada pemerintah negara pengirim.
5. Relasi, yaitu memelihara hubungan
persahabatan kedua negara
Tugas pokok perwakilan diplomatik:
1.
Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan
pemerintah asing.
2.
Mengadakan perundingan tentang masalah yang dihadapi kedua negara dan berusaha
untuk menyelesaikannya.
3.
Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain.
4.
Apabila dianggap perlu, dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil, pemberian
paspor, dan sebagainya.
Fungsi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Wina 1961:
1. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.
2. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga
negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diperbolehkan oleh hukum internasional.
3. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
4. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan
negara penerima sesuai dengan Undang-Undang dan melaporkan kepada pemerintah
negara pengirim.
5. Memelihara hubungan persahabatan antara ke dua negara.
Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatik menurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu:
1. Duta besar berkuasa penuh
(Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi
dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa.Duta besar atau lengkapnya duta
besar luar biasa dan berkuasa penuh adalah pejabat diplomatik yang ditugaskan
ke pemerintahan asing berdaulat, atau ke sebuah organisasi internasional, untuk bekerja sebagai pejabat mewakili negerinya. Dalam
penggunaan sehari-harinya dapat digunakan sebagai pejabat setingkat menteri
yang ditempatkan di negara asing. Pejabat diplomatik yang melakukan tugas
antara dua negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dikenal sebagai
konsulat jenderal. Negara tuan rumah biasanya memberikan kuasa kepada duta
besar untuk menguasai daerah tertentu yang disebut sebagai kedutaan, yang wilayahnya,
staff, dan bahkan kendaraan biasanya diberikan imunitas diplomatik ke banyak
hukum di negara tersebut.
Biasanya ditempatkan pada negara
yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala negara.
Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius.
2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam
menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya
(kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius.
3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan negara, tidak
mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan
pertemuan dengan kepala Negara penerima.
4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang
diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan
jika pejabat tersebut tidak ada di tempat.
5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan).
Atase militer adalah pejabat penghubung dari departemen pertahanan negaranya. Ia berkonsultasi dengan duta besar dalam segala persoalan yang berkaitan dengan kebijakan militer dan keamanan, dan melapor kepadanya tentang semua tingkat perkembangan dari kebijakan keamanan negara di mana ia ditempatkan. Ia melaksanakan tugas-tugas resmi angkatan bersenjatanya di negara penempatannya, menjalin hubungan antara angkatan bersenjata negaranya dengan angkatan bersenjata negara-negara lain serta industri persenjataan di negara tersebut.
5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan).
Atase militer adalah pejabat penghubung dari departemen pertahanan negaranya. Ia berkonsultasi dengan duta besar dalam segala persoalan yang berkaitan dengan kebijakan militer dan keamanan, dan melapor kepadanya tentang semua tingkat perkembangan dari kebijakan keamanan negara di mana ia ditempatkan. Ia melaksanakan tugas-tugas resmi angkatan bersenjatanya di negara penempatannya, menjalin hubungan antara angkatan bersenjata negaranya dengan angkatan bersenjata negara-negara lain serta industri persenjataan di negara tersebut.
Ia melakukan analisis
dan menentukan penilaian, ikut serta dalam berbagai konferensi dan pemeriksaan
pasukan, serta menjadi pejabat penghubung untuk angkatan bersenjatanya sendiri
di negara tersebut. Dalam keadaan-keadaan tertentu, ia terlibat dalam
pengendalian senjata. Sebuah tugas lainnya adalah konsultasi dan rekrutmen
calon-calon pelanggan untuk pekerjaan dan tugas-tugas di lingkungan angkatan
bersenjata negaranya.
Sebagai negara
merdeka dan berdaulat, Indonesia mempunyai perwakilan tetap di negara lain.
Perwakilan di luar negeri diselenggarakan oleh dinas diplomatik dan konsuler
yaitu di bawah kementerian luar negeri. Umumnya negara yang
berdaulat memiliki dua hak kedutaan yaitu:
1. Hak kedutaan aktif, yaitu kewenangan mengangkat perwakilan di negara lain.
2. Hak kedutaan pasif, yaitu hak menerima perwakilan negara lain.
Media pembelajaran ASEAN dapat dilihat di bawah ini:
1. Hak kedutaan aktif, yaitu kewenangan mengangkat perwakilan di negara lain.
2. Hak kedutaan pasif, yaitu hak menerima perwakilan negara lain.
Media pembelajaran ASEAN dapat dilihat di bawah ini:
Contoh peristiwa:
Pemerintah Resmikan 11 Perwakilan Diplomatik
JAKARTA (29 Desember 2010). Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa meresmikan pembukaan perwakilan di 10 negara dan perwakilan tetap Indonesia untuk ASEAN. Dengan diresmikannya 11 perwakilan tersebut, maka saat ini Indonesia memiliki 130 perwakilan di luar negeri.
Ada pun kesebelas perwakilan tersebut adalah KBRI untuk Republik Kazakhstan, Republik Azerbaijan, Kerajaan Bahrain, Kesultanan Oman, Republik Mozambique, Republik Panama, Equador, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, dan Konsulat Republik Indonesia di Tawau Malaysia. “Pemerintah Indonesia juga secara resmi membuka perutusan tetap RI untuk ASEAN yang telah aktif selama ini,”ujar Marty, Rabu (29/12).
|
Menlu
membuka kantor perwakilan baru
|
Marty mengatakan,
kehadiran perwakilan diplomatik tersebut merupakan salah satu bentuk konkrit
kepentingan dan perhatian Indonesia di seluruh dunia. “Pencerminan komitmen
kita sebagai bangsa untuk menjalin hubungan baik dengan negara di seluruh
penjuru dunia,”ujarnya.
Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan membuka hubungan diplomatik dengan 21 negara. Dengan dibukanya hubungan diplomatik dengan 21 negara, Indonesia akan menjalin hubungan diplomatik dengan seluruh negara di dunia kecuali dengan Israel.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah definitif dan terukut untuk menguatkan kerjasama dengan negara di kawasan Timur Tengah dan Asia Tengah. Dia beralasan kawasan tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengembangkan diplomasi formal dengan negara Timur Tengah seperti Saudi Arabi, Qatar, Uni Emirab Arab, Indonesia melainkanya juga informal. Caranya, dengan melibatkan tokoh-tokoh lokal yang memiliki kedekatan secara kultural dengan negara-negara tersebut. (kontan.co.id)
Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan membuka hubungan diplomatik dengan 21 negara. Dengan dibukanya hubungan diplomatik dengan 21 negara, Indonesia akan menjalin hubungan diplomatik dengan seluruh negara di dunia kecuali dengan Israel.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah definitif dan terukut untuk menguatkan kerjasama dengan negara di kawasan Timur Tengah dan Asia Tengah. Dia beralasan kawasan tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengembangkan diplomasi formal dengan negara Timur Tengah seperti Saudi Arabi, Qatar, Uni Emirab Arab, Indonesia melainkanya juga informal. Caranya, dengan melibatkan tokoh-tokoh lokal yang memiliki kedekatan secara kultural dengan negara-negara tersebut. (kontan.co.id)
|
Suasana
resepsi diplomatik (http://www.deplu.go.id)
|
Resepsi Diplomatik untuk Rayakan
Peringatan Kemerdekaan RI dan Ulang Tahun TNI ke-65
Sekitar 200 undangan memenuhi Grand Ballroom Hotel Langham,
London pada tanggal 5 Oktober 2010, guna menghadiri Resepsi Diplomatik dalam
rangka Peringatahan Hari Kemerdekaan RI dan HUT TNI ke-65. Undangan yang hadir
terdiri dari tokoh dan pejabat penting pemerintahan dan anggota Parlemen
Inggris, para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat di Inggris,
pimpinan perusahaan terkemuka Inggris, akademisi, pemuka dan tokoh masyarakat
Inggris serta tokoh dan anggota masyarakat Indonesia di Inggris.
Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Inggris Raya dan Irlandia, Yuri Octavian Thamrin menyampaikan mengenai kemajuan Indonesia di berbagai bidang selama 65 tahun, termasuk keberhasilan proses konsolidasi demokrasi selama sepuluh tahun terakhir. Dubes Yuri juga mengangkat reformasi TNI, yang berhasil mendorong TNI menjadi tentara yang semakin profesional di bawah pemerintahan sipil, dan telah turut berperan aktif dalam diplomasi Indonesia di luar negeri sebagai ambassador of goodwill.
Melalui semboyan ‘seribu kawan tanpa musuh’ (a thousand friends and zero enemy), Indonesia akan terus memantapkan tekad dan peranannya untuk menjadi bagian dari solusi berbagai masalah global yang melanda dunia saat ini, ungkap Dubes Yuri. Dubes Yuri menutup sambutannya dengan menandaskan kembali komitmen KBRI London untuk semakin memperkuat hubungan bilateral Inggris dan Indonesia di masa mendatang.
Sementara itu, Mr. Charles Grey, Marshall of the Diplomatic Corps, selaku tamu kehormatan memberikan sambutan dalam Bahasa Indonesia, dimana ia menyampaikan apresiasinya serta salam kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mr. Grey meyakini bahwa hubungan Indonesia – Inggris akan semakin kokoh dalam berbagai bidang. (www.deplu.go.id)
Para undangan tampak terpukau dengan penampilan dua tarian tradisional, yakni Tari Panyembrana dari Bali dan Tari Jaipong dari Jawa Barat yang dibawakan dengan memikat oleh para penari Indonesia. Selain itu, para undangan juga menikmati suguhan beragam makanan khas Indonesia, seperti sate ayam dan martabak. Penampilan tarian dan makanan khas Indonesia ini merupakan bagian dari upaya KBRI London untuk memperkenalkan ragam kekayaan budaya dan kuliner Nusantara kepada khalayak Inggris
Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Inggris Raya dan Irlandia, Yuri Octavian Thamrin menyampaikan mengenai kemajuan Indonesia di berbagai bidang selama 65 tahun, termasuk keberhasilan proses konsolidasi demokrasi selama sepuluh tahun terakhir. Dubes Yuri juga mengangkat reformasi TNI, yang berhasil mendorong TNI menjadi tentara yang semakin profesional di bawah pemerintahan sipil, dan telah turut berperan aktif dalam diplomasi Indonesia di luar negeri sebagai ambassador of goodwill.
Melalui semboyan ‘seribu kawan tanpa musuh’ (a thousand friends and zero enemy), Indonesia akan terus memantapkan tekad dan peranannya untuk menjadi bagian dari solusi berbagai masalah global yang melanda dunia saat ini, ungkap Dubes Yuri. Dubes Yuri menutup sambutannya dengan menandaskan kembali komitmen KBRI London untuk semakin memperkuat hubungan bilateral Inggris dan Indonesia di masa mendatang.
Sementara itu, Mr. Charles Grey, Marshall of the Diplomatic Corps, selaku tamu kehormatan memberikan sambutan dalam Bahasa Indonesia, dimana ia menyampaikan apresiasinya serta salam kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mr. Grey meyakini bahwa hubungan Indonesia – Inggris akan semakin kokoh dalam berbagai bidang. (www.deplu.go.id)
Para undangan tampak terpukau dengan penampilan dua tarian tradisional, yakni Tari Panyembrana dari Bali dan Tari Jaipong dari Jawa Barat yang dibawakan dengan memikat oleh para penari Indonesia. Selain itu, para undangan juga menikmati suguhan beragam makanan khas Indonesia, seperti sate ayam dan martabak. Penampilan tarian dan makanan khas Indonesia ini merupakan bagian dari upaya KBRI London untuk memperkenalkan ragam kekayaan budaya dan kuliner Nusantara kepada khalayak Inggris
Musda: Cerpen
Musda: Cerpen: Tugas Bahasa Indonesia " membuat cerpen " * Kisah Ku * Dalam goresan pena : Musdalifa.K Sabtu, 27 September 1997, h...
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam
kehidupan sehari-hari kita pasti sering menemukan barang bekas, baik yang
berupa bungkusan makanan, minuman, koran, majalah, dll. Tapi, tidak semua
barang bekas yang ada di sekeliling kita merupakan sampah jika kita mampu
mengolahnya dengan baik. Di tangan orang yang ahli sejumlah barang bekas bisa
menjadi barang sangat berguna bagi kita dalam melakukan aktivitas sehar-hari.
Kerajinan/barang
yang dibuat dengan bahan dasar barang bekas memiliki keunikan tersendiri, dan
dengan penampilan yang menarik dapat menarik perhatian banyak orang. Tidak
hanya itu, barang/kerajinan tersebut juga memiliki kualitas dan daya jual yang
tingg.
B.
RUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi rumusan masalah
dalam percobaan kali ini adalah bagaimana cara memanfaatkan barang bekas
menjadi barang/kerajinan yang lebih bermanfaat.
C. TUJUAN
Adapun
yang menjadi tujuan dalam percobaan ini, yaitu :
D. MANFAAT
Adapun
manfaat yang diperoleh dalam percobaan ini, yaitu :
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.
Pemanfaatan limbah kertas
Untuk melakukan agar
sampah kertas tidak terbuang begitu saja. Maka perlu dilakukan suatu tindakan.
Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pembuatan daur ulang kertas yang
diintegrasikan dalam materi IPA. Tidak hanya itu kami juga melakukan pembuatan
keterampilan dari kertas yang dintegrasikan dalam materi kewirausaan. Kami
memanfaatkan limbah kertas untuk kerajinan atau sesuatu yang bernilai jual.
Lomba Pemanfaatan limbah kertas
Untuk
mengurangi limbah kertas yang merajalela, kami melakukan suatu kegiatan yang
sangat membantu siswa untuk mengekspresikan kreasinya yaitu dengan diadakannya
lomba pemanfaatan limbah kertas. Lomba pemanfaaatan limbah kertas tersebut
diadakan setiap 6 bulan sekali. Manfaat diadakannya lomba tersebut yaitu
membantu siswa untuk menuangkan kreasinya, mendidik siswa agar tahu tentang
bahayanya limbah kertas, melatih siswa agar tidak memanfaatkan kertas
sembarangan.
Sosialisasi untuk hemat kertas
Perlu kita ketahui
bahwa di sekolah itu banyak sekali terdapat sampah kertas yang dihasilkan oleh
para siswa karena sebagian besar kegiatan di sekolah menggunakan kertas. Maka
dari itu, kami selalu memberikan sosialisasi kepada warga sekolah terutama pada
siswa. Tidak hanya itu kami juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar.
Sosialisasi hemat kertas ini sangat bermanfaat sekali karena perlu kita tahu,
bahwa sama halnya dengan plastic, kertas juga sulit terurai dalam jangka waktu
yang relatif lama. Untuk itu perlu dilakukan hemat kertas.
B Pemanfaatan limbah plastik
Limbah plastik adalah bahan anorganik buatan
pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia dan sangat berbahaya bagi lingkungan.
Limbah dari plastik ini sulit untuk diuraikan secara alami. Untuk menguraikan
sampah plastik ini kurang lebih butuh waktu 80 tahun agar dapat terurai secara
sempurna. Oleh karena itu, penggunaan bahan plastik tidak bersahabat bagi
lingkungan apabila dalam penggunaanya tanpa batasan tertentu. Dalam kehidupan
sehari-hari sering ditemukan plastik pada seluruh aktivitas kita. Padahal
apabila kita sadar, kita bisa berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan
memanfaatkannya kembali. Bisa di bayangkan apabila berbelanja ke warung-warung
3 kali dalam sehari, berarti kita mendapatkan 90 kantong plastik tiap harinya
dan dibuang begitu saja. Namun fenomena yang terjadi adalah penduduk Indonesia
yang masih malu jika membawa kantung plastik kemana-mana. Untuk informasi saja
bahwa di supermarket negara China, setiap pengunjung diwajibkan membawa kantung
plastik sendiri dan apabila tidak membawa maka akan dikenakan biaya tambahan
atas plastik yang dikeluarkan pihak supermarket.
Pemanfaatan limbah plastik
merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas
tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor.
Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse)
maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam
skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan
yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot
atau ember. Sisi jelek pemakaian kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah
sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di
kota-kota besar.
Salah satunya dengan mendaur ulang
sampah plastik tersebut dengan membuatnya menjadi berbagai kerajinan tangn yang
mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Yaitu dengan memungut sampah-sampah
bungkus makanan ringan, detergen, dan lain sebagainya. Setelah dipungut
sampah-sampah plastik tersebut dicuci bersih, dan dijemur sampai kering.
Sehabis itu dibuat menurut kreativitas masing-masing. Seperti dengan dibuat
menjadi tas, yaitu dengan menjahit bungkus-bungkus tersebut secara
sambung-menyambung. Begitupun dengan pembuatan yang lainnya. Semuanya
tergantung dengan industri yang ingin ditekuni.
Kesimpulannya limbah plastik tidak selamanya mempunyai
dampak negatif selagi kita dapat memanfaatkannya dengan baik dan benar.
Sehingga akan menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual tinggi. Dengan
memanfaatkan limbah tersebut kita ikut serta menjaga bumi ini. Kita tidak
merusak lingkungan malah sebaliknya kita menjaga lingkungan ini agar tetap indah
dan asri untuk dipandang. Tidak seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia
belum sadar sepenuhnya atas bahaya sampah-sampah plastik yang dihasilkan dan
juga belum menyadari bahwa sampah-sampah tersebut memiliki nilai jual.
BAB II
METODE PERCOBAAN



PERCOBAAN I
METODE PERCOBAAN
( KOTAK
TISSUE DARI KORAN )
A. TUJUAN
:
B. ALAT
DAN BAHAN :
Ø Gunting.

Ø Lem

Ø Tissue


Ø Cet
Pernis

Ø
Penggaris
Penggaris
Ø Pensil
Ø Koran
Ø Kuas
cat.
C.
CARA
KERJA :
1.
Siapkan
alat dan bahan yang dibutuhkan.

2.
Ukurlah koran dengan panjang 40 cm dan lebar 10 cm.
Ukurlah koran dengan panjang 40 cm dan lebar 10 cm.
3.
Gunting
koran menjadi beberapa bagian sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan.

Setelah dipotong menjadi beberapa bagian

4.
Kertas
yang sudah dipotong, kemudian dilipat menjadi dua bagian yang sama besar.



5.
Kemudian,
lipat lagi menjadi 2 bagian yang sama besar.


6.
Dan
setelah dilipat menjadi 2 bagian, lipat lagi menjadi 3 bagian yang sama besar.


7.
Lalu,
lipat bagian ujungnya sampai ke ujung yang lainnya, sehingga membentuk
lingkaran.




8.
Setelah
itu, susun lingkaran koran tersebut sehingga membentuk kotak tissue.



9.
Cat
kotak tissue dengan cat pernis. Kemudian
keringkan
Saat proses pengecatan







Saat proses
pengeringan





10.
Setelah
kering, isilah kotak tissue dengan tissue. Dan kotak tissue tersebut siap
digunakan.


D. KESIMPULAN
:
Dari kegiatan kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua
barang bekas itu tidak bermanfaat, ada banyak barang bekas yang dapat kita olah
menjadi barang yang dapat kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, di
tangan-tangan pencinta seni barang bekas apa saja dapat menjadi barang yang
berguna dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan barang-barang yang
lain yang dijual di toko-toko. Contohnya adalah kotak tissue dari koran ini.
Kotak tissue meskipun hanya terbuat adri koran tapi mampu bersaing dengan kotak
tissue yang ada di toko-toko. Ditambah lagi dengan keunikannya yang berbahan
dasar dari koran membuat orang berminat untuk memilikinya.
Kotak tissue dari koran




PERCOBAAN II
METODE PERCOBAAN
(
KERANJANG DARI GELAS BEKAS )
A. TUJUAN :
B.
ALAT
DAN BAHAN :
ü
Gunting
Gunting
ü Cutter

ü Tisu
/ Serbet / kain



ü Tali tambang

ü Selang kecil
ü Gelas bekas (teh gelas, montea)

C. CARA KERJA
1.
Cucilah
gelas bekas (teh gelas, montea) samapai bersih.
2.
Setelah
di cuci keringkan dengan menggunakan tisu/serbe.
3.
Setelah
di keringkan, guntinglah gelas bekas (teh gelas, montea). Pisahkan lingkaran
gelas dengan tempatnya.


4.
Apabila
telah di pisahkan lingkaran dengan tempatnya, maka ambillah lingkaran dari
gelas bekas tadi.


5.
Apabila
sudah di pisahkan, ratakan lingkaran dengan menggunakan cutter agar rata betul.
6.
Kumpulkan
lingkaran gelas tadi yang sudah di ratakan.
7.
Usahakan
mengumpulkannya sesuai dengan motifnya.
8.
Apabila
sudah terkumpul maka rangkailah lingkaran dari gelas bekas tadi dengan tali tambang yang sudah di sediakan.
9.
Rangkai
seterusnya sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
10.
Apabila
telah di rangkai maka satukanlah tadi rangkai tersebut hingga membuat sebuah
keranjang.

11.
Apabila
keranjang tersebut sudah di rangkai, maka pasanglah selang kecil pada atas
keranjang. Agar selang membentuk seperti pegangan keranjang.

D. KESIMPULAN
Dari kegiatan kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua
barang bekas itu tidak bermanfaat, ada banyak barang bekas yang dapat kita olah
menjadi barang yang dapat kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, di
tangan-tangan pencinta seni barang bekas apa saja dapat menjadi barang yang
berguna dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan barang-barang yang
lain yang dijual di toko-toko. Dan salah satu hasil pemanfaatan dari barang
bekas tersebut adalah kerang dari tea gelas. Keranjang ini memiliki banyak
manfaat , di anataranya yaitu dapat digunakan sebagai keranjang buah, keranjang
makanan, keranjaan belanjaan, dan lain sebagainya tergantung degan
kebutuhannya.
Keranjang dari teh gelas

BAB I V
PENUTUP
A. KESIMPULAN :
Kesimpualan
yang dapat diambil dari percobaan tersebut yaitu dalam kehidupan sehari-hari
tidak semua barang bekas yang kita temui merupakan sampah yang tidak
bermanfaat. Tapi, dengan kreativitas yang tinggi barang tersebut dapat menjadi
barang yang sangat bermanfaat. Bahkan, memiliki nilai jual yang sangat tingga.
B. KRITIK DAN SARAN
Kritk :
Barang bekas dapat kita buat menjadi
kerajinan yang berkualitas tinggi dengan kreativitas dan semangat yang tinggi.
Saran :
Manfaatkan barang-barang bekas di
sekitar kita yang masih dapat diolah menjadi kerajian yang bermutu dan
berkualitas tinggi. Karena, dengan begitu akan mengurangi jumlah sampah yang
akan mencemari lingkungan.
Langganan:
Komentar (Atom)
