Kamis, 29 Januari 2015







Ckckckcckckc.. hehehehe

Perwakilan Diplomatik


Perwakilan Diplomatik  adalah perwakilan resmi suatu negara di negara lain yang tugasn ya untuk menangani masalah politik dan non politik dalam membina hubungan antar negara. Dalam mengirim perwakilannya, negara pengirim mempertimbangkan tiga hal yaitu:
1. Penting tidaknya negara pengirim dan penerima.
2. Erat tidaknya hubungan antara negara pengirim dan penerima.
3. Besar kecilnya hubungan antara negara pengirim dan penerima.


Unsur-unsur Hubungan Diplomatik:



(dok video: Historical Relations of the United States America (USA) and Indonesia,
Dimas Erda WM: www.youtube.com)

Syarat Membuka Hubungan Diplomatik:
  • 1. Adanya kesepakatan antara kedua belah pihak (mutual concept) yang akan mengadakan pembukaan hubungan atau pertukaran diplomatik baik perwakilan diplomatik maupun konsuler. Kesepakatan ini dituangkan dalam bentuk persetujuan bersama (joint agreement).
  • 2. Prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku, yaitu setiap negara dapat melakukan hubungan atau pertukaran diplomatik berdasarkan asas resiprositas.

Proses Pembukaan Perwakilan Diplomatik
  • Kedua belah pihak saling tukar informasi tentang dibukanya perwakilan oleh Kementerian Luar Negeri masing-masing negara.
  • Mendapat persetujuan dari negara yang menerima.
  • Diplomat yang akan ditempatkan, menerima surat kepercayaan yang ditandatangani kepala negara pengirim.
  • Surat kepercayaan diserahkan kepada kepala-negara penerima dalam suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato.
  •  
Tujuan diadakan perwakilan diplomatik
  • 1. Memelihara kepentingan negaranya di negara penerima, sehingga jika terjadi sesuatu utusan perwakilan tersebut dapat mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikannya.
  • 2. Melindungi warga negara sendiri yang bertempat tinggal di negara penerima.
  • 3. Menerima pengaduan-pengaduan untuk diteruskan kepada negara penerima.
Tugas Pokok Perwakilan Diplomatik 
Tugas umum seorang perwakilan diplomatik:
1. Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima
2. Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional
3. Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima
4. Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.
5. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

Tugas pokok perwakilan diplomatik:
1. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing.
2. Mengadakan perundingan tentang masalah yang dihadapi kedua negara dan berusaha untuk menyelesaikannya.
3. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain.
4. Apabila dianggap perlu, dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil, pemberian paspor, dan sebagainya.

Fungsi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Wina 1961:
1. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.
2. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diperbolehkan oleh hukum internasional.
3. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
4. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan Undang-Undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.
5. Memelihara hubungan persahabatan antara ke dua negara.

Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatik menurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu:
1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa.Duta besar atau lengkapnya duta besar luar biasa dan berkuasa penuh adalah pejabat diplomatik yang ditugaskan ke pemerintahan asing berdaulat, atau ke sebuah organisasi internasional, untuk bekerja sebagai pejabat mewakili negerinya. Dalam penggunaan sehari-harinya dapat digunakan sebagai pejabat setingkat menteri yang ditempatkan di negara asing. Pejabat diplomatik yang melakukan tugas antara dua negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dikenal sebagai konsulat jenderal. Negara tuan rumah biasanya memberikan kuasa kepada duta besar untuk menguasai daerah tertentu yang disebut sebagai kedutaan, yang wilayahnya, staff, dan bahkan kendaraan biasanya diberikan imunitas diplomatik ke banyak hukum di negara tersebut.
Presiden SBY saat melantik sejumlah duta besar RI 3 Sept 2012 (dok: viva.co.id)
Biasanya ditempatkan pada negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius.
2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius.
3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima.
4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat.

5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan).

Atase militer adalah pejabat penghubung dari departemen pertahanan negaranya. Ia berkonsultasi dengan duta besar dalam segala persoalan yang berkaitan dengan kebijakan militer dan keamanan, dan melapor kepadanya tentang semua tingkat perkembangan dari kebijakan keamanan negara di mana ia ditempatkan. Ia melaksanakan tugas-tugas resmi angkatan bersenjatanya di negara penempatannya, menjalin hubungan antara angkatan bersenjata negaranya dengan angkatan bersenjata negara-negara lain serta industri persenjataan di negara tersebut. 
Ia melakukan analisis dan menentukan penilaian, ikut serta dalam berbagai konferensi dan pemeriksaan pasukan, serta menjadi pejabat penghubung untuk angkatan bersenjatanya sendiri di negara tersebut. Dalam keadaan-keadaan tertentu, ia terlibat dalam pengendalian senjata. Sebuah tugas lainnya adalah konsultasi dan rekrutmen calon-calon pelanggan untuk pekerjaan dan tugas-tugas di lingkungan angkatan bersenjata negaranya. 
Sebagai negara merdeka dan berdaulat, Indonesia mempunyai perwakilan tetap di negara lain. Perwakilan di luar negeri diselenggarakan oleh dinas diplomatik dan konsuler yaitu di bawah kementerian luar negeri. Umumnya negara yang berdaulat memiliki dua hak kedutaan yaitu:
1. Hak kedutaan aktif, yaitu kewenangan mengangkat perwakilan di negara lain.
2. Hak kedutaan pasif, yaitu hak menerima perwakilan negara lain. 

Media pembelajaran ASEAN dapat dilihat di bawah ini:



Contoh peristiwa:

Pemerintah Resmikan 11 Perwakilan Diplomatik

JAKARTA (29 Desember 2010). Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa meresmikan pembukaan perwakilan di 10 negara dan perwakilan tetap Indonesia untuk ASEAN. Dengan diresmikannya 11 perwakilan tersebut, maka saat ini Indonesia memiliki 130 perwakilan di luar negeri.

Ada pun kesebelas perwakilan tersebut adalah KBRI untuk Republik Kazakhstan, Republik Azerbaijan, Kerajaan Bahrain, Kesultanan Oman, Republik Mozambique, Republik Panama, Equador, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, dan Konsulat Republik Indonesia di Tawau Malaysia. “Pemerintah Indonesia juga secara resmi membuka perutusan tetap RI untuk ASEAN yang telah aktif selama ini,”ujar Marty, Rabu (29/12).
Menlu membuka kantor perwakilan baru
Marty mengatakan, kehadiran perwakilan diplomatik tersebut merupakan salah satu bentuk konkrit kepentingan dan perhatian Indonesia di seluruh dunia. “Pencerminan komitmen kita sebagai bangsa untuk menjalin hubungan baik dengan negara di seluruh penjuru dunia,”ujarnya.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan membuka hubungan diplomatik dengan 21 negara. Dengan dibukanya hubungan diplomatik dengan 21 negara, Indonesia akan menjalin hubungan diplomatik dengan seluruh negara di dunia kecuali dengan Israel.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah definitif dan terukut untuk menguatkan kerjasama dengan negara di kawasan Timur Tengah dan Asia Tengah. Dia beralasan kawasan tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengembangkan diplomasi formal dengan negara Timur Tengah seperti Saudi Arabi, Qatar, Uni Emirab Arab, Indonesia melainkanya juga informal. Caranya, dengan melibatkan tokoh-tokoh lokal yang memiliki kedekatan secara kultural dengan negara-negara tersebut. (kontan.co.id)
Suasana resepsi diplomatik (http://www.deplu.go.id)
Resepsi Diplomatik untuk Rayakan Peringatan Kemerdekaan RI dan Ulang Tahun TNI ke-65
 Sekitar 200 undangan memenuhi Grand Ballroom Hotel Langham, London pada tanggal 5 Oktober 2010, guna menghadiri Resepsi Diplomatik dalam rangka Peringatahan Hari Kemerdekaan RI dan HUT TNI ke-65. Undangan yang hadir terdiri dari tokoh dan pejabat penting pemerintahan dan anggota Parlemen Inggris, para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat di Inggris, pimpinan perusahaan terkemuka Inggris, akademisi, pemuka dan tokoh masyarakat Inggris serta tokoh dan anggota masyarakat Indonesia di Inggris.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Inggris Raya dan Irlandia, Yuri Octavian Thamrin menyampaikan mengenai kemajuan Indonesia di berbagai bidang selama 65 tahun, termasuk keberhasilan proses konsolidasi demokrasi selama sepuluh tahun terakhir. Dubes Yuri juga mengangkat reformasi TNI, yang berhasil mendorong TNI menjadi tentara yang semakin profesional di bawah pemerintahan sipil, dan telah turut berperan aktif dalam diplomasi Indonesia di luar negeri sebagai ambassador of goodwill.

Melalui semboyan ‘seribu kawan tanpa musuh’ (a thousand friends and zero enemy), Indonesia akan terus memantapkan tekad dan peranannya untuk menjadi bagian dari solusi berbagai masalah global yang melanda dunia saat ini, ungkap Dubes Yuri. Dubes Yuri menutup sambutannya dengan menandaskan kembali komitmen KBRI London untuk semakin memperkuat hubungan bilateral Inggris dan Indonesia di masa mendatang.

Sementara itu, Mr. Charles Grey, Marshall of the Diplomatic Corps, selaku tamu kehormatan memberikan sambutan dalam Bahasa Indonesia, dimana ia menyampaikan apresiasinya serta salam kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mr. Grey meyakini bahwa hubungan Indonesia – Inggris akan semakin kokoh dalam berbagai bidang. (www.deplu.go.id)
Para undangan tampak terpukau dengan penampilan dua tarian tradisional, yakni Tari Panyembrana dari Bali dan Tari Jaipong dari Jawa Barat yang dibawakan dengan memikat oleh para penari Indonesia. Selain itu, para undangan juga menikmati suguhan beragam makanan khas Indonesia, seperti sate ayam dan martabak. Penampilan tarian dan makanan khas Indonesia ini merupakan bagian dari upaya KBRI London untuk memperkenalkan ragam kekayaan budaya dan kuliner Nusantara kepada khalayak Inggris

Musda: Cerpen

Musda: Cerpen: Tugas Bahasa Indonesia " membuat cerpen " * Kisah Ku * Dalam goresan pena : Musdalifa.K Sabtu, 27 September 1997, h...




BAB I
PENDAHULUAN



A.   LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti sering menemukan barang bekas, baik yang berupa bungkusan makanan, minuman, koran, majalah, dll. Tapi, tidak semua barang bekas yang ada di sekeliling kita merupakan sampah jika kita mampu mengolahnya dengan baik. Di tangan orang yang ahli sejumlah barang bekas bisa menjadi barang sangat berguna bagi kita dalam melakukan aktivitas sehar-hari.
Kerajinan/barang yang dibuat dengan bahan dasar barang bekas memiliki keunikan tersendiri, dan dengan penampilan yang menarik dapat menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya itu, barang/kerajinan tersebut juga memiliki kualitas dan daya jual yang tingg.

B.   RUMUSAN MASALAH
 Berdasarkan latar belakang  di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam percobaan kali ini adalah bagaimana cara memanfaatkan barang bekas menjadi barang/kerajinan yang lebih bermanfaat.

C.  TUJUAN
Adapun yang menjadi tujuan dalam percobaan ini, yaitu :
*    Dapat mengetahui manfaat dari barang bekas.
*    Dapat mengetahui jenis barang bekas yang dapat diolah menjadi barang/kerajinan.
*    Dapat mengetahui cara-cara pembuatan kerajinan dari barang bekas.
D.  MANFAAT
Adapun manfaat yang diperoleh dalam percobaan ini, yaitu :
*    Siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
*    Siswa mampu menjadikan barang bekas menjadi barang yang berkualitas tinggi.
*    Siswa mampu memanfaatkan barang bekas yang ada di sekelilingnya.
*    Siswa mampu mengasah kreativitasnya dengan membuat kerajina dari barang bekas.





BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


A.          Pemanfaatan limbah kertas
 Untuk melakukan agar sampah kertas tidak terbuang begitu saja. Maka perlu dilakukan suatu tindakan. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pembuatan daur ulang kertas yang diintegrasikan dalam materi IPA. Tidak hanya itu kami juga melakukan pembuatan keterampilan dari kertas yang dintegrasikan dalam materi kewirausaan. Kami memanfaatkan limbah kertas untuk kerajinan atau sesuatu yang bernilai jual.
 Lomba Pemanfaatan limbah kertas
          Untuk mengurangi limbah kertas yang merajalela, kami melakukan suatu kegiatan yang sangat membantu siswa untuk mengekspresikan kreasinya yaitu dengan diadakannya lomba pemanfaatan limbah kertas. Lomba pemanfaaatan limbah kertas tersebut diadakan setiap 6 bulan sekali. Manfaat diadakannya lomba tersebut yaitu membantu siswa untuk menuangkan kreasinya, mendidik siswa agar tahu tentang bahayanya limbah kertas, melatih siswa agar tidak memanfaatkan kertas sembarangan.
 Sosialisasi untuk hemat kertas
 Perlu kita ketahui bahwa di sekolah itu banyak sekali terdapat sampah kertas yang dihasilkan oleh para siswa karena sebagian besar kegiatan di sekolah menggunakan kertas. Maka dari itu, kami selalu memberikan sosialisasi kepada warga sekolah terutama pada siswa. Tidak hanya itu kami juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar. Sosialisasi hemat kertas ini sangat bermanfaat sekali karena perlu kita tahu, bahwa sama halnya dengan plastic, kertas juga sulit terurai dalam jangka waktu yang relatif lama. Untuk itu perlu dilakukan hemat kertas.

            
B Pemanfaatan limbah plastik
Limbah plastik adalah bahan anorganik buatan pabrik yang mengandung bahan-bahan kimia dan sangat berbahaya bagi lingkungan. Limbah dari plastik ini sulit untuk diuraikan secara alami. Untuk menguraikan sampah plastik ini kurang lebih butuh waktu 80 tahun agar dapat terurai secara sempurna. Oleh karena itu, penggunaan bahan plastik tidak bersahabat bagi lingkungan apabila dalam penggunaanya tanpa batasan tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan plastik pada seluruh aktivitas kita. Padahal apabila kita sadar, kita bisa berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan memanfaatkannya kembali. Bisa di bayangkan apabila berbelanja ke warung-warung 3 kali dalam sehari, berarti kita mendapatkan 90 kantong plastik tiap harinya dan dibuang begitu saja. Namun fenomena yang terjadi adalah penduduk Indonesia yang masih malu jika membawa kantung plastik kemana-mana. Untuk informasi saja bahwa di supermarket negara China, setiap pengunjung diwajibkan membawa kantung plastik sendiri dan apabila tidak membawa maka akan dikenakan biaya tambahan atas plastik yang dikeluarkan pihak supermarket.
            Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. Sisi jelek pemakaian kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar.
            Salah satunya dengan mendaur ulang sampah plastik tersebut dengan membuatnya menjadi berbagai kerajinan tangn yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Yaitu dengan memungut sampah-sampah bungkus makanan ringan, detergen, dan lain sebagainya. Setelah dipungut sampah-sampah plastik tersebut dicuci bersih, dan dijemur sampai kering. Sehabis itu dibuat menurut kreativitas masing-masing. Seperti dengan dibuat menjadi tas, yaitu dengan menjahit bungkus-bungkus tersebut secara sambung-menyambung. Begitupun dengan pembuatan yang lainnya. Semuanya tergantung dengan industri yang ingin ditekuni.
Kesimpulannya limbah plastik tidak selamanya mempunyai dampak negatif selagi kita dapat memanfaatkannya dengan baik dan benar. Sehingga akan menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual tinggi. Dengan memanfaatkan limbah tersebut kita ikut serta menjaga bumi ini. Kita tidak merusak lingkungan malah sebaliknya kita menjaga lingkungan ini agar tetap indah dan asri untuk dipandang. Tidak seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia belum sadar sepenuhnya atas bahaya sampah-sampah plastik yang dihasilkan dan juga belum menyadari bahwa sampah-sampah tersebut memiliki nilai jual.


BAB II
METODE PERCOBAAN

PERCOBAAN I
METODE PERCOBAAN
( KOTAK TISSUE DARI KORAN )
A.    TUJUAN :
*    Untuk mengetahui kegunaan koran.
*    Untuk mengetahui cara pembuatan kotak tissue dari koran.

B.     ALAT DAN BAHAN :
Ø Gunting.






Ø Lem


Ø Tissue




Ø Cet Pernis





Ø Penggaris
Ø Pensil
Ø Koran
Ø Kuas cat.


C.    CARA KERJA :

1.     Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.







2.     Ukurlah koran dengan panjang 40 cm dan lebar 10 cm.







3.     Gunting koran menjadi beberapa bagian sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan.


Setelah dipotong menjadi beberapa bagian








4.     Kertas yang sudah dipotong, kemudian dilipat menjadi dua bagian yang sama besar.











5.     Kemudian, lipat lagi menjadi 2 bagian yang sama besar.








6.     Dan setelah dilipat menjadi 2 bagian, lipat lagi menjadi 3 bagian yang sama besar.










7.     Lalu, lipat bagian ujungnya sampai ke ujung yang lainnya, sehingga membentuk lingkaran.









8.     Setelah itu, susun lingkaran koran tersebut sehingga membentuk kotak tissue.







9.     Cat kotak tissue dengan  cat pernis. Kemudian keringkan
Saat proses pengecatan







Saat proses pengeringan











10.         Setelah kering, isilah kotak tissue dengan tissue. Dan kotak tissue tersebut siap digunakan.











D.  KESIMPULAN :
Dari kegiatan kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua barang bekas itu tidak bermanfaat, ada banyak barang bekas yang dapat kita olah menjadi barang yang dapat kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, di tangan-tangan pencinta seni barang bekas apa saja dapat menjadi barang yang berguna dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan barang-barang yang lain yang dijual di toko-toko. Contohnya adalah kotak tissue dari koran ini. Kotak tissue meskipun hanya terbuat adri koran tapi mampu bersaing dengan kotak tissue yang ada di toko-toko. Ditambah lagi dengan keunikannya yang berbahan dasar dari koran membuat orang berminat untuk memilikinya.

Kotak tissue dari koran










PERCOBAAN II
METODE PERCOBAAN
( KERANJANG DARI GELAS BEKAS )

A.  TUJUAN :
*    Untuk mengetahui kegunaan dari gelas dari minuman teh gels, montea, dll.
*    Untuk mengetahui cara pembuatan keranjang dari minuman teh gels, montea, dll.

B.     ALAT DAN BAHAN :

ü Gunting



ü Cutter



ü  Tisu / Serbet / kain
















ü Tali tambang






ü Selang kecil
ü Gelas bekas (teh gelas, montea)

C. CARA KERJA

1.     Cucilah gelas bekas (teh gelas, montea) samapai bersih.
2.     Setelah di cuci keringkan dengan menggunakan tisu/serbe.
3.     Setelah di keringkan, guntinglah gelas bekas (teh gelas, montea). Pisahkan lingkaran gelas dengan tempatnya.









4.     Apabila telah di pisahkan lingkaran dengan tempatnya, maka ambillah lingkaran dari gelas bekas tadi.



5.     Apabila sudah di pisahkan, ratakan lingkaran dengan menggunakan cutter agar rata betul.
6.     Kumpulkan lingkaran gelas tadi yang sudah di ratakan.
7.     Usahakan mengumpulkannya sesuai dengan motifnya.
8.     Apabila sudah terkumpul maka rangkailah lingkaran dari gelas bekas tadi  dengan tali tambang yang sudah di sediakan.
9.     Rangkai seterusnya sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
10.           Apabila telah di rangkai maka satukanlah tadi rangkai tersebut hingga membuat sebuah keranjang.



11.           Apabila keranjang tersebut sudah di rangkai, maka pasanglah selang kecil pada atas keranjang. Agar selang membentuk seperti pegangan keranjang.

D. KESIMPULAN
Dari kegiatan kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua barang bekas itu tidak bermanfaat, ada banyak barang bekas yang dapat kita olah menjadi barang yang dapat kita gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan, di tangan-tangan pencinta seni barang bekas apa saja dapat menjadi barang yang berguna dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan barang-barang yang lain yang dijual di toko-toko. Dan salah satu hasil pemanfaatan dari barang bekas tersebut adalah kerang dari tea gelas. Keranjang ini memiliki banyak manfaat , di anataranya yaitu dapat digunakan sebagai keranjang buah, keranjang makanan, keranjaan belanjaan, dan lain sebagainya tergantung degan kebutuhannya.

Keranjang dari teh gelas












BAB I V
PENUTUP


A.  KESIMPULAN :
Kesimpualan yang dapat diambil dari percobaan tersebut yaitu dalam kehidupan sehari-hari tidak semua barang bekas yang kita temui merupakan sampah yang tidak bermanfaat. Tapi, dengan kreativitas yang tinggi barang tersebut dapat menjadi barang yang sangat bermanfaat. Bahkan, memiliki nilai jual yang sangat tingga.

B.   KRITIK DAN SARAN
Kritk :
          Barang bekas dapat kita buat menjadi kerajinan yang berkualitas tinggi dengan kreativitas dan semangat yang tinggi.

Saran :
          Manfaatkan barang-barang bekas di sekitar kita yang masih dapat diolah menjadi kerajian yang bermutu dan berkualitas tinggi. Karena, dengan begitu akan mengurangi jumlah sampah yang akan mencemari lingkungan.